Selamat malam,
Semoga anda bahagia hari ini.
Sengaja saya tulis surat ini untuk mengucapkan terima kasih pada anda. Atas apa yang sudah anda lakukan pada saya.
Terima kasih atas semua basa basi busuk yang anda berikan.
Terima kasih atas semua omong kosong yang anda tebar.
Terima kasih atas semua kepalsuan yang anda kenalkan.
Karena semua yang anda berikan pada saya, sukses besar membuat saya malu, jatuh dan tak bernyali di hadapan Tuhan sekalipun.
Saya sangat bersyukur karena dengan begitu, anda membuat mata saya terbuka.
Saya bersyukur karena ternyata Tuhan masih menyayangi saya.
Saya bersyukur karena Tuhan telah mengenalkan 1 lagi karakter manusia seperti anda pada saya.
Jujur, dari anda saya belajar banyak (tipuan).
Saya ikhlas menerima semua itu.
Seperti kata lagu kesukaan saya..
Que sera sera..whatever will be will be..
Yang terjadi, terjadilah.
Dan saya tidak menyesali semuanya.
Tapi sebenarnya, yang saya tak habis pikir, kenapa anda begitu tega pada saya.
Saya kan TEMAN anda.
Ups.. Maaf, sepertinya perlu diralat.
Saya memang menganggap anda teman, tapi kalau anda saya kurang tahu.
Bisa saja anda menganggap saya 'MANGSA'.
Iya, mangsa yang dengan mudahnya memakan umpan yang anda berikan.
Dan saya yakin, saat anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan, saat itu anda berkata:
"Yess!! She said true.. She said true.. Yippie.. She said true,"
Masih ingat kalimat yang anda katakan itu?
Kata-kata itu, sesuai dengan harapan anda bukan?
Selamat! Anda sukses membuat pernyataan itu keluar dari mulut seorang yang bodoh seperti saya.
Dan saya sangat yakin, anda mengatakan itu dengan raut muka sangat puas dan seringai kesombongan yang luar biasa.
Karena begitulah anda.
Semoga anda bahagia hari ini.
Sengaja saya tulis surat ini untuk mengucapkan terima kasih pada anda. Atas apa yang sudah anda lakukan pada saya.
Terima kasih atas semua basa basi busuk yang anda berikan.
Terima kasih atas semua omong kosong yang anda tebar.
Terima kasih atas semua kepalsuan yang anda kenalkan.
Karena semua yang anda berikan pada saya, sukses besar membuat saya malu, jatuh dan tak bernyali di hadapan Tuhan sekalipun.
Saya sangat bersyukur karena dengan begitu, anda membuat mata saya terbuka.
Saya bersyukur karena ternyata Tuhan masih menyayangi saya.
Saya bersyukur karena Tuhan telah mengenalkan 1 lagi karakter manusia seperti anda pada saya.
Jujur, dari anda saya belajar banyak (tipuan).
Saya ikhlas menerima semua itu.
Seperti kata lagu kesukaan saya..
Que sera sera..whatever will be will be..
Yang terjadi, terjadilah.
Dan saya tidak menyesali semuanya.
Tapi sebenarnya, yang saya tak habis pikir, kenapa anda begitu tega pada saya.
Saya kan TEMAN anda.
Ups.. Maaf, sepertinya perlu diralat.
Saya memang menganggap anda teman, tapi kalau anda saya kurang tahu.
Bisa saja anda menganggap saya 'MANGSA'.
Iya, mangsa yang dengan mudahnya memakan umpan yang anda berikan.
Dan saya yakin, saat anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan, saat itu anda berkata:
"Yess!! She said true.. She said true.. Yippie.. She said true,"
Masih ingat kalimat yang anda katakan itu?
Kata-kata itu, sesuai dengan harapan anda bukan?
Selamat! Anda sukses membuat pernyataan itu keluar dari mulut seorang yang bodoh seperti saya.
Dan saya sangat yakin, anda mengatakan itu dengan raut muka sangat puas dan seringai kesombongan yang luar biasa.
Karena begitulah anda.
Sebenarnya, saya yang salah memang, anda tidak bersalah sedikitpun.
Dan yang ada hanya kebodohan saya.
Kenapa? Karena sebenarnya saya sadar sejak awal kalau tulisan anda itu merupakan perangkap.
Tapi saya begitu menikmati saat memakan umpan itu.
Saya begitu menikmati permainan yang anda ciptakan.
Sampai saya telan mentah-mentah semua tulisan anda, lalu saya membalasnya dengan tulisan tulisan yang tak kalah dahsyatnya.
Saya memang suka begitu, kalau sudah nulis, jarang pakai pikiran.
Asal aja!! Jadi maafkan saya.
Ya sudahlah..
Saya di sini cuma ingin bilang terima kasih yang sebesar-besarnya pada anda atas semua yang telah anda berikan kepada saya, meski itu hanya 'omong kosong'.
Dunno who u are.. Tapi anda sukses membuat saya jatuh ke dalam jurang yang sangat terjal.
Sekali lagi, SELAMAT!! Dan terima kasih atas semua yang anda berikan pada saya.
Semoga anda selalu bahagia, sehat dan sentosa.
Best regards,
Saya yang bodoh
Dan yang ada hanya kebodohan saya.
Kenapa? Karena sebenarnya saya sadar sejak awal kalau tulisan anda itu merupakan perangkap.
Tapi saya begitu menikmati saat memakan umpan itu.
Saya begitu menikmati permainan yang anda ciptakan.
Sampai saya telan mentah-mentah semua tulisan anda, lalu saya membalasnya dengan tulisan tulisan yang tak kalah dahsyatnya.
Saya memang suka begitu, kalau sudah nulis, jarang pakai pikiran.
Asal aja!! Jadi maafkan saya.
Ya sudahlah..
Saya di sini cuma ingin bilang terima kasih yang sebesar-besarnya pada anda atas semua yang telah anda berikan kepada saya, meski itu hanya 'omong kosong'.
Dunno who u are.. Tapi anda sukses membuat saya jatuh ke dalam jurang yang sangat terjal.
Sekali lagi, SELAMAT!! Dan terima kasih atas semua yang anda berikan pada saya.
Semoga anda selalu bahagia, sehat dan sentosa.
Best regards,
Saya yang bodoh
2 comments:
kasian kamu, selalu aja dipermainkan sama orang. Habisnya kamu tidak pernah melihat orang yang benar-benar tulus sama kamu, selalu saja lebih peduli kepada orang yang memberikan janji kosong, tanpa melihat orang yang selalu ada untukmu..
dear anonim , whoever you are sepertinya kamu orang dekat saya apakah itu benar ??
Post a Comment