Saturday, 13 May 2023

Mencari Jawaban dalam Labirin Hidup

Apa yang benar-benar aku inginkan?

Apakah aku sudah hidup dengan benar?

Bagaimana aku harus menjalani hidup ke depannya?

Kehidupan ini seperti rangkaian pertanyaan yang tiada berakhir. Menemukan jawabannya dengan kekuatan sendiri tidaklah mudah.

Mengapa hatiku selalu merasa sepi dan hampa?

Mengapa bertemu orang lain menjadi hal yang melelahkan?

Mengapa aku tidak merasa bahagia padahal sudah menjalani hidup dengan sebaik-baiknya?

Apakah hidup tanpa jiwa seperti ini bisa disebut kehidupan?

Thursday, 27 May 2021

Teruntuk Risau

hi, risau

akhirnya kamu dateng lagi yah setelah sekian lama pergi dari pikiranku padahal aku udah seneng kamu gada lagi, kenapa nih tiba-tiba datang kembali? malah bikin susah aku lagi, bikin gak mood buat ngelakukan apapun, sampai dititik makan bukan karena ingin tapi karena aku gamau badanku sakit susah soalnya aku tinggal sendirian dirumah gada siapa-siapa yang peduli selain diri sendiri. 

kedatanganmu merusak jam tidurku tau ada aja hal yang aku pikirkan yang membuatku risau bahkan terkadang kamu membuatku ingin marah, ingin menangis pada dini hari. Jujur aku capek loh ngeladeni kamu. pingin banget hidup kaya kemarin-kemarin pas kamu udah gada di pikiranku lagi.

Maunya apa sih? 

padahal sebelumnya aku adalah orang yang happy sekarang boro-boro happy udah merasa kaya robot aja hidup sekadar hidup tanpa menikmati hidup dan tanpa punya tujuan hidup. kalau dibilang lelah ya lelah sih rasanhya capek banget. emosi juga kacau, pingin nangis, marah, terkadang gundah tanpa tau apa penyebabnya. ada aja yang kamu tampilkan ke aku risau. emang aku ada salah apa sih sama kamu sampai kamu bisa bikin aku begini? emang gak capek yah 24 jam terus menerus ada dipikiranku membisikan hal-hal yang seharusnya tidak usah kamu sampaikan.

aku mohon jangan lama-lama singgahnya, aku juga ingin menikmati hidup bebas seperti dulu. kamu boleh kok singgah tapi jangan lama-lama kasian bahagiaku nanti merajuk gak mau dateng lagi. mohon kerjasamanya yah risau.

Thursday, 13 August 2020

Surat Rindu kepada mama yang tak bisa lagi aku temui

Hallo ma,

Pertama-tama, cici hanya ingin memberi tahu mama betapa cici merindukan mama dan betapa sulitnya setiap hari di sini tanpa mama sejak mama pergi.
cici sangat rindu ma , itu menyakitkan.  merindukan pembicaraan kita, rindu melihat wajah Mama dan mendengar suara Mama.
sudah dua tahun  ini tanpa mama sudah seperti neraka. 

 

Sebagian besar waktu cici merasa ini semua hanya mimpi buruk yang tidak dapat bangun dari mimpi ini dan ketika cici bangun, Mama akan berada di sana memberi tahu cici betapa konyolnya semua ini terdengar.
Cici terus berpikir bahwa Mama sedang dalam liburan panjang di suatu tempat dan Mama akan pulang nanti.


cici masih mencari mama walaupun cici tau mama sudah tidak ada. Cici masih ambil handphone untuk menelepon Mama. cici masih bangun, mengira mama  ada di sini.

 

Akhir-akhir ini cici dan adik-adik banyak berjuang dengan hidup, dengan kepergian mama . yang cici inginkan  melebihi apapun adalah bertemu dengan mama  berpelukan di pelukan Mama seperti Mama memeluk cici seperti yang Mama lakukan ketika cici masih kecil.

Hari-hari sulit tanpa mama , malam hari lebih sulit. .
Ulang tahun dan hari libur tidak mudah bagiku dan menurutku tidak akan pernah seperti itu lagi. Mengetahui bahwa cici tidak akan pernah mendengar Mama memberi tahu cici "Selamat Ulang Tahun anak mama yang cantik" lagi bahwa Mama tidak akan pernah berada di sini untuk Idul Fitri lagi, itu adalah hari libur favorit kita, cici nyesek banget.

Cici masih membutuhkan dukungan Mama, kata-kata penyemangat Mama, memberi tahu cici bahwa semuanya akan baik-baik saja dan cici masih butuh bimbingan Mama

 

Sungguh menyakitkan hati cici mengetahui bahwa jika cici menikah nanti, Mama tidak akan berada di sana. Jika cici memutuskan untuk memiliki anak, Mama tidak akan berada di sini untuk bertemu mereka sehingga mereka tidak akan pernah bertemu dengan Mama

Cici tidak pernah bisa memahami apa yang Mama maksud ketika Mama mengatakan kepada cici, "Ketika kamu kehilangan Mamamu, kamu kehilangan sahabatmu, kamu kehilangan dirimu sendiri," sampai cici kehilangan Mama. Cici tidak pernah mengerti betapa sulitnya itu

 

Meskipun cici tahu cici akan bertemu dengan mama lagi suatu hari nanti, itu tidak mengurangi rasa sakit yang  cici rasakan setiap hari. Itu tidak menghentikan air mata jatuh atau bagian kecil dari hati cici yang tersisa dari rasa sakit.

 

Mama membawa SEMUANYA dengan Mama saat Mama pergi. Saat Mama pergi cici kehilangan diri cici sendiri

 

Aku bukan orang yang sama seperti dulu sebelum kepergianmu. Cici mencoba yang terbaik untuk menemukan diri cici lagi tetapi sangat sulit untuk melakukan ini tanpa Mama.

 

Cici berharap bisa membuat Mama bangga. Cici harap Mama selalu bersama cici dan selalu mengawasi cici dari atas sana doakan cici ya ma supaya cici tetap kuat dalam menjalani apapun masalah dalam hidup cici ini dan bisa membimbing adik-adik supaya lebih baik lagi.


I'm going to miss u every single day for the rest of my life.

Tuesday, 2 April 2019

Titik Terendah


Hari ini entah apa yang terjadi dalam pikiranku, otak sudah tak berjalan dengan benar aku merasa tak ada titik terang di dalam jiwa gelap, sunyi menyayat hati.
Pandangan ku ke langit-langit kamar memikir hal yang ku tau sebenarnya ini tak pantas bahkan tak berguna untuk aku pikirkan, tapi entah kenapa otak seaakan tak peduli lagi terus menerus menatap langit-langit kamar dengan tatapan kosong. 

Kenapa bisa?
Mengapa bisa?
Did i dont deserve it?
Kok bisa sih tega ?

Aku hidup, aku masih bisa bernafas, tapi aku merasa seperti tak hidup. Mungkin lebih tepatnya aku hidup namun tak menikmati hidupku. Aku tidak tau lagi bagaimana menikmati hidup, bukan aku gak bersyukur akan hidupku. Aku hanya tak tau lagi bagaimana menikmati hidup.

Aku juga memiliki teman, namun akhir-akhir ini aku merasa aku bukan siapa-siapa bagi mereka hanya teman ngobrol saja yang tak dapat dibanggakan. Mungkin aku terlalu egois, karena aku tak mau lagi terluka dengan ekspetasi-ekspetasi aku sendiri.

aku kehilangan semangat.
Aku juga kehilangan tujuan untuk hidup.
Aku hidup namun jiwaku mati.

Aku tak tau lagi apa yang harus aku lakukan, aku mersaa sendiri di tengah-tengah keramaian.
Bahkan terkadang aku hanya mengunci diri di dalam kamar, hanya bernafas, tidur, memikirkan hal yang tak harus dipikirkan, lalu menangis sendirian.

Aku kecewa, semuanya  disaat bersamaan membuat aku kecewa. Dan sekarang aku sudah tak percaya dengan orang dekat. Karena aku pernah dibuat hancur dengan perkataan oleh orang terdekatku.

Mungkin aku harus bisa mengatasi  ­masalah ini sendiri.
Doakan saja aku bisa melewati  titik terendah yang sedang menamparku dengan keras.
Semoga aku kuat.

Tuesday, 11 October 2016

Dear you ^^

untuk pertama kalinya aku merasa seperti hidup kembali, sayang aku benar-benar berterimakasih kepada kamu
yang telah membuka hatiku kembali, yang telah berhasil membuatku begitu spesial
yang berhasil untuk mengalahkan rasa takutku

sayang mungkin aku sangat payah dalam mengatakan apa yang aku rasakan
maaf, aku terlalu malu untuk berkata di hadapanmu tentang hal yang aku rasa ini
tapi aku ingin kamu tau tentang apa yang aku rasakan
aku tak berharap apapun darimu setelah kamu tau apa yang aku rasakan ini
percaya atau tidak percaya itu terserah padamu
tapi ketahuilah sayang ini bukan sekedar kata-kata manis
ini adalah tulisan deskripsi tentang apa yang aku rasakan ketika aku bersamamu

sayang, aku bangga punya kamu
kamu dengan celotehan yang terkadang membuatku kesal
kamu dengan tingkahmu yang terkadang terlewat manja
kamu dengan lembutnya
kamu dengan perhatian dan pengertiannya
kamu dengan foto ngupilmu yang sangat konyol
kamu yang selalu menghubungiku walaupun kamu sedang sibuk-sibuknya

sayang, kamu harus tau
kamu sukses membuat hati aku yang beku ini cair
tanpa ada retak sedikitpun, hatiku sekarang sudah sangat sempurna karenamu
kamu juga sukses membuat aku melihat sisi lain dari diriku
yang sebelumnya aku tidak tau
kamu sukses membuat aku seperti hidup kembali
dan kamu harus tau
aku sangat takut kehilangan dirimu

sayang, ketahuilah
setiap hari aku memikirkan kamu
aku pikirkan bagaimana kabarmu hari ini?
aku pikirkan apakah kamu sudah makan, aku tau kadang kamu suka lupa dengan jam makanmu
aku pikirkan sedang apa kamu disana ? apakah kamu butuh bantuan? aku siap membantu jika kamu butuh bantuan
aku pikirkan apa yang akan aku bahas saat kita mengobrol via telefon
aku pikirkan bagaimana aku harus bersikap saat kamu marah, ngambek, dan bete
aku pikirkan kejutan apa yang harus aku beri ke kamu
aku pikirikan bagaimana kamu bisa bahagia
aku pikirkan bagaimana kamu bisa tertawa dan melupakan beban pikiran kamu walaupun hanya sementara
ini bukan lebay sayang
hanya saja aku takut kamu bosan dan aku kembali ditinggalkan.
aku takut kamu meghilang.

jadi aku mohon jangan pernah menghilang.


Tuesday, 24 May 2016

Terimakasih Pelatih !

Air mata bisa membersihkan hati dari penyakit untuk membenci dan mengajari manusia untuk berbagi penderitaan dengan mereka yang patah hati
Dan lagi aku bertemu sang pelatih, ya pelatih ini adalah mantan kekasihku yang telah berbaik hati menjadikan aku seseorang yang lebih terlatih untuk patah hati, ah kenapa kamu begitu baik sekali telah menyadarkan aku sebodoh apa diriku ini dan mengajarkanku untuk tak tenggelam dalam kesalahan yang sama.


Lucu, Perkenalan singkat kita terlalu lucu entahlah aku bingung kepada bumi yang telah mengijinkan kita untuk berkenalan, dan kita didekatkan oleh mind mapping itu adalah hal yang lucu namun mengapa berakhir seperti ini ? biarlah hal yang aku anggap lucu itu sebagai kenangan. kenangan itu seharusnya adalah benda tidak kasat mata, tidak bisa disentuh, tidak bisa dipegang. hanya diawang-awang. tapi ajaibnya kenangan ini bisa lebih tajam dibanding pisau, lebih pahit dibanding pare dan lebih berat menganduli kaki dibanding bola besi. membuat tidak selera makan, membuat sesak sepanjang hari.

tidak aku menuliskan ini bukan untuk mengemis memohon agar kamu kembali lagi seperti sedia kala, ah tidak aku aku tidak melakukan ini anggap aja aku sedang membuat laporan untuk diriku sendiri karena sudah berlatih untuk patah hati setidaknya sebagai acuan agar aku tidak mengulangi hal yang sama lagi. karena mungkin aku sudah terbiasa untuk merasakan kekecewaan jadi yah aku tidak terlalu sakit lagi meskipun jujur untuk melupakan rasa dendam ini sangat susah, tapi tenang aku akan mencoba agar kamu tidak lagi menjadi bayang-bayang langkahku selanjutnya kujadikan keputusanmu untuk melepaskanku sebagai kekuatan aku untuk melupakanmu aku tak ingin terlihat bodoh dan sengsara dengan mengingatmu dengan hati yang sakit, toh hidup tak berarti kita harus mendapatkan apa yang kita inginkan ;)

Tapi Maaf
Jangan kau tanyakan lagi keadaanku biarkan aku sendiri setelah kamu menggoreskan luka tanpa rasa bersalah dan tetap memintaku untuk tetap berkomunikasi denganmu. tapi kini semua tak akan lagi sama kebencianku telah tumbuh subur karenamu,Tak ada cara lain untuk Menyembuhkan Luka ini tak ada satupun obat yang dapat Menyembuhkan Luka Hati ini Entah Rencana Tuhan apa yang ada dibalik ini Semua Semoga Kau BAHAGIA dengan LUKAKU ini
Semoga Kau Senang dengan PENDERITAAN HATIKU



Terima kasih Telah melatihku untuk menjadi seseorang yang lebih kuat, lebih berani terima kasih . ah entahlah walaupun hanya sebentar mungkin karena kamu berbeda dengan yang lainnya sehingga sulit rasanya untuk melupakan, tetapi aku harus melupakan toh ?
setidaknya aku sempat memilikimu walau hanya sebentar. saat kamu tinggalkan, aku masih sanggup untuk tersenyum. saat kamu melangkah pergi, aku masih sanggup untuk melambaikan tangan dan berkata selamat jalan sayang. dan jika suatu saat nanti kamu tidak ingat aku lagi. Anggaplah aku tidak perah ada di masalalumu.