Thursday, 13 August 2020

Surat Rindu kepada mama yang tak bisa lagi aku temui

Hallo ma,

Pertama-tama, cici hanya ingin memberi tahu mama betapa cici merindukan mama dan betapa sulitnya setiap hari di sini tanpa mama sejak mama pergi.
cici sangat rindu ma , itu menyakitkan.  merindukan pembicaraan kita, rindu melihat wajah Mama dan mendengar suara Mama.
sudah dua tahun  ini tanpa mama sudah seperti neraka. 

 

Sebagian besar waktu cici merasa ini semua hanya mimpi buruk yang tidak dapat bangun dari mimpi ini dan ketika cici bangun, Mama akan berada di sana memberi tahu cici betapa konyolnya semua ini terdengar.
Cici terus berpikir bahwa Mama sedang dalam liburan panjang di suatu tempat dan Mama akan pulang nanti.


cici masih mencari mama walaupun cici tau mama sudah tidak ada. Cici masih ambil handphone untuk menelepon Mama. cici masih bangun, mengira mama  ada di sini.

 

Akhir-akhir ini cici dan adik-adik banyak berjuang dengan hidup, dengan kepergian mama . yang cici inginkan  melebihi apapun adalah bertemu dengan mama  berpelukan di pelukan Mama seperti Mama memeluk cici seperti yang Mama lakukan ketika cici masih kecil.

Hari-hari sulit tanpa mama , malam hari lebih sulit. .
Ulang tahun dan hari libur tidak mudah bagiku dan menurutku tidak akan pernah seperti itu lagi. Mengetahui bahwa cici tidak akan pernah mendengar Mama memberi tahu cici "Selamat Ulang Tahun anak mama yang cantik" lagi bahwa Mama tidak akan pernah berada di sini untuk Idul Fitri lagi, itu adalah hari libur favorit kita, cici nyesek banget.

Cici masih membutuhkan dukungan Mama, kata-kata penyemangat Mama, memberi tahu cici bahwa semuanya akan baik-baik saja dan cici masih butuh bimbingan Mama

 

Sungguh menyakitkan hati cici mengetahui bahwa jika cici menikah nanti, Mama tidak akan berada di sana. Jika cici memutuskan untuk memiliki anak, Mama tidak akan berada di sini untuk bertemu mereka sehingga mereka tidak akan pernah bertemu dengan Mama

Cici tidak pernah bisa memahami apa yang Mama maksud ketika Mama mengatakan kepada cici, "Ketika kamu kehilangan Mamamu, kamu kehilangan sahabatmu, kamu kehilangan dirimu sendiri," sampai cici kehilangan Mama. Cici tidak pernah mengerti betapa sulitnya itu

 

Meskipun cici tahu cici akan bertemu dengan mama lagi suatu hari nanti, itu tidak mengurangi rasa sakit yang  cici rasakan setiap hari. Itu tidak menghentikan air mata jatuh atau bagian kecil dari hati cici yang tersisa dari rasa sakit.

 

Mama membawa SEMUANYA dengan Mama saat Mama pergi. Saat Mama pergi cici kehilangan diri cici sendiri

 

Aku bukan orang yang sama seperti dulu sebelum kepergianmu. Cici mencoba yang terbaik untuk menemukan diri cici lagi tetapi sangat sulit untuk melakukan ini tanpa Mama.

 

Cici berharap bisa membuat Mama bangga. Cici harap Mama selalu bersama cici dan selalu mengawasi cici dari atas sana doakan cici ya ma supaya cici tetap kuat dalam menjalani apapun masalah dalam hidup cici ini dan bisa membimbing adik-adik supaya lebih baik lagi.


I'm going to miss u every single day for the rest of my life.

No comments: